Event Desa

PESTISIDA NABATI, MAHASISWA KKN UNDIP PERKENALKAN WARGA DESA PEGUNDAN PESTISIDA RAMAH LINGKUNGAN

PEMALANG-Kuliah Kerja Nyata merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat dengan pendekatan multidisipliner  pada waktu dan tempat yang telah ditentukan. Pada awal tahun 2019, sebanyak 2.512 mahasiswa Universitas Diponegoro disebar di 10 Kabupaten di Jawa Tengah.

Ribuan mahasiswa yang tergabung dalam Tim I Tahun Akademik 2018/2019 tersebut ditempatkan di Kabupaten Kendal, Pekalongan, Pemalang, Batang, Temanggung, Semarang, Pati, Grobogan, Jepara, dan Rembang.

Pada Kabupaten Pemalang, mahasiswa tersebar pada lima kecamatan yaitu Pemalang, Petarukan, Ulujami, Bodeh, dan Taman. Desa Pegundan yang masuk dalam Kecamatan Petarukan, menerima sembilan mahasiswa KKN Undip Tim I 2018/2019 yang terdiri dari empat fakultas.

Dari Fakultas Kedokteran, Chynthia Wulan Gusti (Ilmu Gizi) dan Dina Fitria Amalia (Ilmu Keperawatan); dari Fakultas Teknik, Muhammad Wardana (Teknik Perkapalan), Naila Luthfi Muna (Teknik Kimia), dan Bangkit Arya Sandi (Teknik Sipil); dari Fakultas Sains dan Matematika, Ilham Nugroho Hening (Informatika); dan dari Fakultas Ilmu Budaya, Naila Ma’aliya (Bahasa dan Kebudayaan Jepang), Michael Advendri Pradipta (Sastra Inggris), dan Tiara Hasna Salsabila (Ilmu Perpustakaan).

Dalam melaksanakan kegiatan KKN, mahasiswa diwajibkan membuat dua program sesuai dengan disiplin ilmu masing-masing. Salah satunya adalah program “Pelatihan Pembuatan Pestisida Nabati Ramah Lingkungan untuk Perawatan Tanaman” yang dilakukan oleh Mahasiswa Teknik Kimia, Naila Luthfi.

“Program ini dilakukan untuk mengolah limbah ampas jahe merah agar bernilai ekonomi tinggi, serta mengenalkan pada petani, pestisida berbahan organik yang lebih ramah lingkungan.” terang Naila.

Desa Pegundan terkenal akan produk olahan jahe merahnya, sehingga dapat dengan mudah ditemui limbah ampas olahan tersebut.

Kepala Desa Pegundan, Bapak Sutrisno memberikan sambutan

Program dilaksanakan pada Sabtu, 2 Februari 2019 di Balai Desa Pegundan. Acara dihadiri oleh Kepala Desa Pegundan, Sutrisno, Sekretaris Desa, Kisnadi, serta warga desa yang bekerja sebagai petani sebanyak 15 orang.

“Program ini bertujuan untuk menekan biaya yang dikeluarkan oleh petani dengan kualitas yang sama, sehingga diharapkan dapat memberikan manfaat bagi warga Desa Pegundan.” tutur Sutrisno.

Kegiatan dilakukan dengan memaparkan materi pembuatan pestisida nabati, dilanjutkan dengan pengenalan produk jadi pestisida. Warga antusias bertanya mengenai kelebihan dan efek yang ditimbulkan dengan penggunaan pestisida nabati tersebut. Diharapkan dengan adanya program ini dapat membantu petani menekan biaya pengeluaran dengan memanfaatkan limbah dan mengurangi dampak penggunaan pestisida kimia terhadap lingkungan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *